Makna dan Lirik Lagu Yodaka – Kenshi Yonezu
Lirik & Terjemahan Yodaka – Kenshi Yonezu
↕ Scroll di dalam kotak buat lirik lengkapnya
Arti & Makna Lagu Yodaka – Kenshi Yonezu
Yodaka dari Kenshi Yonezu adalah lagu tentang orang yang berdiri tegak sambil tahu dirinya dipandang rendah, lalu tetap memilih terbang. Judulnya dibaca "yodaka" dan diromanisasi resmi jadi Yodaka, bukan "yotaka". Bacaan itu bukan pilihan acak, akarnya ada di cerita pendek Yodaka no Hoshi karya Miyazawa Kenji, tentang burung malam yang dijauhi karena rupanya lalu berubah menjadi bintang yang menyala.
Seruan utamanya ada di chorus, "bokura wa yodaka garandou no sora o tanabiku arashi", kita adalah burung malam, badai yang berarak di langit kosong melompong. Di situ lagunya terasa seperti pernyataan diri, bukan permohonan supaya diterima. Buat kami momen yang paling nusuk justru yang tenang, "kiretsu no oku kara hikari ga sashikomu", cahaya yang menerobos dari retakan setelah nyaris mati, lalu jembatan yang bilang musim semi tetap datang meski semuanya membusuk.
Lagunya ditulis sebagai lagu tema film live-action Kingdom kelima, Kingdom: Tamashii no Kessen. Ke Natalie, Yonezu bercerita lagu ini memuat konflik batinnya, dia ingin menjadi kuat tapi sekaligus malu pada keinginan itu, dan konflik itulah yang dia rasa muncul di dalam lagunya. Sutradara filmnya, Shinsuke Sato, menulis bahwa baginya Yodaka adalah jelmaan jiwa yang sendirian, tempat kesedihan perang yang sulit dibelah dua tercurah ke dalam bunyinya.
"bokura wa yodaka garandou no sora o tanabiku arashi"
Kita adalah burung malam, badai yang berarak di langit kosong melompong
LIRIK TERJEMAHAN JEPANGFakta Menarik
Nonton di YouTube, di sini aja
Player Apple Music-nya ada di pojok bawah layar — bisa di-minimize kalau ganggu.
