Makna dan Lirik Lagu Tabun – YOASOBI
Lirik & Terjemahan Tabun – YOASOBI
↕ Scroll di dalam kotak buat lirik lengkapnya
Arti & Makna Lagu Tabun – YOASOBI
"Tabun" berarti "mungkin", dan satu kata itu sudah merangkum seluruh lagunya. Latarnya pagi hari setelah semuanya berakhir — tanpa air mata, tanpa drama, tak ada jejak yang tersisa, hanya dua orang yang harus mengakui bahwa mereka sudah tidak bisa bersama. Intinya ada di situ: dalam hubungan yang retak, mencari siapa yang salah seringkali adalah jalan buntu.
Yang paling menarik buat kami adalah pivot perspektifnya. Di verse pertama narator masih meraba: siapa yang salah? Entahlah, bukan salah siapa-siapa, mungkin. Di verse kedua, tuduhan sempat keluar sebelum langsung berbalik: "Warui no wa kimi da... Warui no wa boku da / Tabun" — kamu yang salah... ah, atau aku yang salah. Mungkin. Judul lagu jatuh persis di momen narator berhenti menyalahkan pasangannya. Lalu ada "okaeri" (selamat datang kembali): kata paling hangat dalam percakapan sehari-hari justru jadi baris paling menyakitkan di sini, karena terucap refleks ke orang yang sudah pergi. Sementara "mau bagaimana lagi, pasti" (shikata ga nai yo kitto) selalu terdengar seperti helaan napas panjang — dan tempo santai plus vokal Ikura yang lembut tapi tidak rapuh memberi ruang untuk duduk dengan perasaan tidak nyaman itu.
Cerita dasarnya cerpen karya Shinano, pemenang kontes cerita YOASOBI, tentang sepasang kekasih yang putus di pagi hari dan perlahan saling menjauh sampai tak ada yang tersisa. Dari sumber itu masuk akal kenapa lagu ini tidak punya klimaks kemarahan: tidak ada pengkhianatan yang bisa diteriakkan, hanya dua orang yang perlahan makin tak sejalan.
Kata perpisahan dalam bahasa Jepang. Di bait pembuka lagu, "sayonara" langsung menetapkan suasana perpisahan yang sudah final, diucapkan tanpa air mata.
Fakta Menarik
Nonton di YouTube, di sini aja
Player Apple Music-nya ada di pojok bawah layar — bisa di-minimize kalau ganggu.
