Makna dan Lirik Lagu Innocence – Eir Aoi (OST Sword Art Online)
“Perasaan yang kusembunyikan menjerit, memegang sumpah yang pasti di tanganku”
Innocence · arti harafiah: Kepolosan / Kemurnian
IntinyaInnocence menaruh 'kamu' sebagai diri Eir Aoi kecil yang polos percaya mimpi, surat ke diri sendiri dari orang yang capek menahan lalu berangkat menggenggam jemari yang gemetar.
Lirik & Terjemahan Innocence – Eir Aoi
↕ Scroll di dalam kotak buat lirik lengkapnya
Arti & Makna Lagu Innocence – Eir Aoi
Innocence berdiri di titik orang yang capek menahan diri lalu memutuskan berangkat. Ada sumpah yang digenggam, langit yang mau dilewati, dan perasaan bahwa bertahan di tempat sekarang sama saja kehilangan masa depan. Di kuping kami lagunya kayak keputusan yang diambil sambil tangannya masih gemetar.
Kanal resminya memajang empat baris lirik di deskripsi videonya, dibuka "perasaan yang kusembunyikan menjerit, memegang sumpah yang pasti di tanganku" (kakushi teta kanjou ga himei o ageteru, tashikana chikai o te ni). Kalimat besarnya menyusul: "kalau saja aku bisa menjadi sedikit lebih kuat, aku akan melintasi langit di depanku ini" (ato honno sukoshi dake tsuyoku naretanara). Tapi yang bikin kami berhenti justru detail kecilnya, "tak ada lagi apa pun yang bisa kuhilangkan, kugenggam erat jemari yang gemetar" (nakusu mono wa nani mo nai furueru yubi nigirishime): nekat dan takut di satu baris.
Eir Aoi menjelaskan sendiri siapa kimi di liriknya. Ke Pia Kansai dia bilang itu dirinya waktu kecil, yang masih percaya dengan polos bahwa mimpi bisa terwujud, kebalikan dirinya yang sekarang, dan dari keinginan meraih mimpi sepolos itulah judulnya dipilih. Sekali tahu itu, semua baris "kamu" di terjemahan berubah kebaca: lagu ini bukan surat buat orang lain, tapi omongan ke diri sendiri.
Kesan kami: lagu ini ga kedengeran kayak ceramah semangat karena tokohnya ga pernah pura-pura sudah kuat. Baris "hanya senyum polosmu yang kubakar ke dalam ingatan" kami baca sebagai bekal, bukan kenangan manis: satu senyum sengaja dibakar ke ingatan supaya ada yang dibawa jalan. Karena itu refrainnya kerasa masuk akal: yang berangkat di lagu ini sedang membawa sesuatu, bukan sedang lari dari apa pun.
Polos, tanpa noda, belum ternodai apa pun. — Satu keluarga makna dengan judul lagunya, dan di lirik dia menempel ke kata senyum.
Fakta Menarik
Nonton di YouTube, di sini aja
Player Apple Music-nya ada di pojok bawah layar — bisa di-minimize kalau ganggu.

