Makna dan Lirik Lagu Mou Koi Nante Shinai – Noriyuki Makihara
Lirik & Terjemahan Mou Koi Nante Shinai – Noriyuki Makihara
↕ Scroll di dalam kotak buat lirik lengkapnya
Arti & Makna Lagu Mou Koi Nante Shinai – Noriyuki Makihara
"Mou Koi Nante Shinai" terdengar seperti sumpah untuk berhenti mencinta. Padahal, membaca liriknya sampai akhir, judul itu justru kalimat yang paling tidak sanggup diucapkan si penutur, dan di reff ia berjanji takkan pernah mengatakannya, "sungguh takkan". Menurut tirto.id, judulnya bukan isyarat kebencian, melainkan ungkapan lelah setelah kehilangan orang yang berarti.
Yang membuat balada ini terasa jujur justru detail-detailnya yang remeh. Si penutur baru sadar tak tahu di mana teh disimpan, dan sarapan yang ia masak sendiri rasanya kurang enak. Ketika akhirnya bebas, ia malah makin kesepian. Di bait ketiga, sambil membuang satu dari dua sikat gigi dan baju yang dulu dibeli mengikuti selera si mantan, ia mengaku, "Di mata siapa pun, akulah yang paling sentimentil".
Lirik, musik, dan aransemen lagu ini seluruhnya digarap Noriyuki Makihara sendiri. Dirilis pada 1992, lagunya dipakai sebagai lagu tema drama televisi Kodomo ga Neta Ato de, bukan anime seperti mayoritas katalog kami.
Buat kami, kekuatan lagunya ada di dua baris penutup. Kalimat "Karena sungguh, sungguh, dulu aku sangat mencintaimu" baru memberitahu kenapa ia tak akan pernah sanggup mengucap judul lagunya sendiri, lalu penolakan itu diulang persis seperti di reff, seakan ia masih harus meyakinkan diri sendiri. Lagu ditutup di situ, dan yang tersisa adalah rindu yang belum selesai.
"kimi ga inai to nannimo dekinai wake janai to"
Bukan berarti tanpamu aku tak bisa apa-apa
LIRIK TERJEMAHAN JEPANGFakta Menarik
Nonton di YouTube, di sini aja
Player Apple Music-nya ada di pojok bawah layar — bisa di-minimize kalau ganggu.
